Kurikulum Merdeka

Perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013, Ini Poin-Poin Utamanya

Tim Kurikulum Otomatis · 26 Agustus 2026

Perbedaan Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013, Ini Poin-Poin Utamanya

Meski Kurikulum Merdeka sudah diterapkan luas, Kurikulum 2013 masih tetap berlaku di sejumlah satuan pendidikan sesuai kesiapan masing-masing, dan Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 justru menegaskan keduanya sama-sama diperkuat, bukan salah satunya dihapus. Memahami perbedaan mendasarnya membantu guru yang mungkin berpindah sekolah atau perlu memahami konteks kebijakan secara utuh.

Struktur capaian belajar

Kurikulum 2013: menggunakan Kompetensi Inti (KI) dan Kompetensi Dasar (KD) yang dipatok per kelas dan per semester secara rinci.

Kurikulum Merdeka: menggunakan Capaian Pembelajaran (CP) yang dipatok per fase, mencakup beberapa kelas sekaligus, memberi keleluasaan waktu bagi guru. Penjelasan detail soal fase ada di artikel fase capaian pembelajaran.

Dokumen perencanaan pembelajaran

Kurikulum 2013: RPP dengan format yang relatif baku, mencakup KI-KD, indikator, dan langkah pembelajaran yang rinci.

Kurikulum Merdeka: modul ajar dengan format lebih fleksibel, sekolah bisa menentukan template sendiri selama komponen inti terpenuhi. Perbandingan lebih detail ada di artikel perbedaan modul ajar dan RPP.

Pendekatan penilaian

Kurikulum 2013: penilaian mengacu KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) yang cenderung seragam per mata pelajaran atau sekolah.

Kurikulum Merdeka: penilaian mengacu KKTP yang lebih fleksibel dan kontekstual per tujuan pembelajaran, bisa berbeda pendekatan sesuai karakteristik tugas.

Proyek penguatan karakter

Kurikulum 2013: penguatan karakter terintegrasi dalam mata pelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler tanpa alokasi waktu khusus yang besar.

Kurikulum Merdeka: memiliki kegiatan kokurikuler dengan alokasi waktu khusus, dulu dikenal sebagai P5, kini bentuknya makin fleksibel sesuai kondisi sekolah.

Fleksibilitas mata pelajaran pilihan

Kurikulum 2013: penjurusan di jenjang menengah cenderung kaku (IPA, IPS, Bahasa) sejak awal masuk SMA.

Kurikulum Merdeka: murid punya keleluasaan memilih mata pelajaran sesuai minat mulai Fase F, tidak terikat penjurusan kaku sejak awal.

Pendekatan pembelajaran

Kurikulum 2013: pendekatan saintifik (mengamati, menanya, mencoba, menalar, mengomunikasikan) sebagai kerangka utama.

Kurikulum Merdeka: menekankan pembelajaran mendalam yang mengaitkan materi lintas tema dan konteks nyata, seperti dibahas di artikel pembelajaran mendalam.

Apakah sekolah bebas memilih kurikulum mana yang dipakai

Penerapan kedua kurikulum ini disesuaikan dengan kesiapan masing-masing satuan pendidikan berdasarkan kebijakan yang berlaku di daerah masing-masing. Sekolah yang belum sepenuhnya beralih tetap punya payung hukum yang sah untuk melanjutkan Kurikulum 2013 sambil bersiap bertransisi.

Kesalahan umum saat memahami perbedaan kedua kurikulum

  • Menganggap Kurikulum 2013 sudah sepenuhnya dihapus. Permendikdasmen No. 13 Tahun 2025 justru menegaskan keduanya tetap sah berjalan sesuai kesiapan masing-masing sekolah.
  • Mencampur istilah dan dokumen kedua kurikulum dalam satu berkas. RPP berbasis KI-KD dan modul ajar berbasis CP punya struktur berbeda dan tidak bisa disatukan begitu saja dalam satu dokumen.
  • Guru pindah sekolah menerapkan kebiasaan lama tanpa cek dulu. Terutama soal format dokumen dan istilah penilaian (KKM vs KKTP) yang berbeda filosofinya antara kedua kurikulum.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apakah semua sekolah wajib pindah ke Kurikulum Merdeka? Tidak ada tenggat wajib serentak. Penerapan disesuaikan kesiapan masing-masing satuan pendidikan sesuai kebijakan daerah.

Bolehkah sekolah memakai sebagian elemen Kurikulum Merdeka sambil sebagian masih Kurikulum 2013? Kebijakan resmi mengatur transisi secara utuh per satuan pendidikan, bukan dicampur sebagian-sebagian. Cek kebijakan dinas setempat untuk kepastian di daerah Anda.

Apakah nilai KKM dan KKTP bisa dikonversi langsung satu sama lain? Tidak bisa disamakan langsung karena filosofinya berbeda — KKM cenderung seragam per mapel/sekolah, sementara KKTP kontekstual per tujuan pembelajaran.

Perangkat ajar untuk kedua kurikulum

Terlepas dari kurikulum mana yang berlaku di sekolah Anda, kebutuhan menyusun dokumen perencanaan pembelajaran yang rapi tetap sama pentingnya. KurikulumOtomatis fokus mendukung penyusunan perangkat ajar Kurikulum Merdeka (CP, ATP, modul ajar, prota promes) secara otomatis. Coba gratis dengan 1 kredit percobaan di halaman pendaftaran.

Kalau sekolah Anda sudah beralih ke Kurikulum Merdeka, KurikulumOtomatis membantu menyusun CP, ATP, dan Modul Ajar sesuai struktur barunya secara otomatis.