Tips Mengajar

Cara Membuat Soal HOTS yang Benar-Benar Menguji Nalar, Bukan Sekadar Sulit

Tim Kurikulum Otomatis · 8 Agustus 2026

Cara Membuat Soal HOTS yang Benar-Benar Menguji Nalar, Bukan Sekadar Sulit

Salah satu kesalahpahaman paling umum soal HOTS adalah menganggapnya sebagai soal dengan kalimat yang lebih panjang dan rumit. Padahal HOTS (Higher Order Thinking Skills) berbicara soal level berpikir yang diuji, bukan tingkat kesulitan bahasa. Soal dengan kalimat sederhana pun bisa tergolong HOTS kalau menuntut analisis, evaluasi, atau kreasi.

Apa itu soal HOTS

Soal HOTS adalah soal yang mengukur kemampuan berpikir tingkat tinggi, merujuk pada tiga level teratas taksonomi Bloom: menganalisis, mengevaluasi, dan mencipta. Berbeda dari soal LOTS (Lower Order Thinking Skills) yang cukup dijawab dengan mengingat atau memahami fakta.

Perbedaan soal LOTS dan HOTS pada topik yang sama

Topik: Fotosintesis

  • LOTS: "Sebutkan bahan-bahan yang diperlukan untuk fotosintesis."
  • HOTS: "Sebuah tanaman diletakkan di ruangan gelap selama tiga hari. Prediksikan apa yang akan terjadi pada tanaman tersebut dan jelaskan alasannya."

Topik: Sejarah kemerdekaan

  • LOTS: "Kapan proklamasi kemerdekaan Indonesia dibacakan?"
  • HOTS: "Bandingkan strategi diplomasi dan strategi perjuangan bersenjata dalam mempertahankan kemerdekaan. Menurutmu, mana yang lebih efektif dan mengapa?"

Topik: Pecahan

  • LOTS: "Berapa hasil dari 1/2 + 1/4?"
  • HOTS: "Dua anak membagi satu pizza. Anak pertama mendapat 1/3 bagian, anak kedua mendapat sisanya. Kalau anak kedua ingin membagi bagiannya sama rata dengan tiga temannya, berapa bagian pizza yang didapat masing-masing?"

Perhatikan, soal HOTS pada contoh ketiga tidak lebih rumit bahasanya, tapi menuntut murid menganalisis situasi dan menerapkan beberapa langkah berpikir, bukan sekadar mengingat rumus.

Cara membuat soal HOTS

1. Mulai dari kata kerja level tinggi

Pilih kata kerja dari level menganalisis, mengevaluasi, atau mencipta sebagai dasar soal, sesuai daftar di artikel KKO taksonomi Bloom.

2. Sajikan situasi atau konteks baru

Soal HOTS umumnya diawali dengan situasi, data, atau kasus yang belum pernah dibahas persis sama di kelas, memaksa murid menerapkan pemahaman ke konteks baru, bukan mengulang contoh yang sudah dihafal.

3. Minta murid mengambil keputusan atau kesimpulan

Susun pertanyaan yang meminta murid membuat prediksi, perbandingan, penilaian, atau solusi, bukan sekadar menyebutkan fakta.

4. Hindari jebakan bahasa yang rumit tanpa substansi

Jangan menganggap soal otomatis HOTS hanya karena kalimatnya panjang atau memakai kata-kata sulit. Kalau jawabannya tetap bisa ditemukan dengan mengingat fakta langsung dari buku, soal itu tetap LOTS meski kalimatnya rumit.

Berapa proporsi soal HOTS yang ideal

Tidak perlu seluruh soal berbentuk HOTS. Kombinasi yang wajar adalah campuran LOTS untuk mengecek pemahaman dasar dan HOTS untuk mengukur kedalaman berpikir, dengan proporsi disesuaikan tujuan asesmen. Untuk ulangan harian yang fokus mengecek pemahaman konsep, proporsi HOTS bisa lebih kecil. Untuk penilaian yang mengukur kemampuan bernalar, proporsi HOTS bisa diperbesar.

Menyusun soal HOTS untuk seluruh materi semester

Merancang soal HOTS yang tepat untuk setiap TP membutuhkan waktu berpikir kreatif tersendiri, apalagi kalau harus konsisten sepanjang semester. KurikulumOtomatis menyediakan generator soal yang bisa membantu menyusun variasi soal, termasuk level HOTS, dari materi yang Anda pilih. Coba gratis dengan 1 kredit percobaan di halaman pendaftaran.

Foto: Airman 1st Class Larissa Greatwood via Wikimedia Commons.