Kurikulum Merdeka

Daftar KKO Taksonomi Bloom Revisi untuk Menyusun TP dan Soal

Tim Kurikulum Otomatis · 2 Agustus 2026

Daftar KKO Taksonomi Bloom Revisi untuk Menyusun TP dan Soal

Taksonomi Bloom revisi membagi kemampuan kognitif ke dalam enam tingkatan, dari yang paling sederhana sampai paling kompleks. Setiap tingkatan punya kumpulan kata kerja operasional (KKO) yang jadi rujukan saat merumuskan tujuan pembelajaran maupun menyusun soal.

Berikut daftar lengkapnya, disusun dari tingkatan terendah ke tertinggi.

C1: Mengingat

Kemampuan mengenali dan mengingat kembali informasi.

Contoh KKO: menyebutkan, mengidentifikasi, mendaftar, menamai, menunjukkan, mengulang, mendefinisikan.

C2: Memahami

Kemampuan menjelaskan makna dari informasi yang diterima.

Contoh KKO: menjelaskan, menguraikan, menyimpulkan, mencontohkan, membandingkan, menerjemahkan, merangkum.

C3: Menerapkan

Kemampuan menggunakan informasi dalam situasi baru atau konkret.

Contoh KKO: menggunakan, menerapkan, menghitung, mendemonstrasikan, mengoperasikan, menyelesaikan, mengurutkan.

C4: Menganalisis

Kemampuan memecah informasi menjadi bagian-bagian dan melihat keterkaitannya.

Contoh KKO: menganalisis, membandingkan, mengorganisasikan, membedakan, menguji, mengaitkan, mengelompokkan.

C5: Mengevaluasi

Kemampuan membuat penilaian berdasarkan kriteria tertentu.

Contoh KKO: mengevaluasi, menilai, mengkritik, membenarkan, memutuskan, merekomendasikan, mempertahankan pendapat.

C6: Mencipta

Kemampuan menggabungkan elemen menjadi sesuatu yang baru dan orisinal.

Contoh KKO: merancang, membuat, menyusun, mengembangkan, merumuskan, mengkonstruksi, menghasilkan karya.

Cara memakai daftar ini untuk merumuskan TP

Pilih KKO sesuai tingkat kompleksitas yang ingin dicapai murid pada topik tertentu. Untuk materi dasar yang baru diperkenalkan, KKO dari C1-C2 lebih sesuai. Untuk materi yang sudah dikuasai dasarnya dan siap dikembangkan lebih dalam, gunakan KKO dari C3 ke atas.

Contoh penerapan pada satu topik yang sama (pecahan), dari tingkat rendah ke tinggi:

  • C1: Peserta didik dapat menyebutkan bagian-bagian pecahan (pembilang, penyebut).
  • C2: Peserta didik dapat menjelaskan makna pecahan sebagai bagian dari keseluruhan.
  • C3: Peserta didik dapat menghitung penjumlahan dua pecahan berpenyebut sama.
  • C4: Peserta didik dapat membandingkan dua pecahan berpenyebut berbeda.
  • C5: Peserta didik dapat menilai kebenaran hasil perhitungan pecahan dari contoh yang diberikan.
  • C6: Peserta didik dapat menyusun soal cerita yang melibatkan operasi pecahan.

Menghindari kata kerja yang tidak termasuk KKO

Kata kerja seperti memahami, mengetahui, atau menyadari sering muncul dalam draf TP, tapi sebenarnya tidak termasuk KKO yang terukur karena tidak menunjukkan perilaku yang bisa diamati langsung. Kalau Anda menemukan kata-kata ini di draf TP Anda, ganti dengan KKO yang lebih spesifik sesuai tingkat kognitif yang dimaksud.

Penjelasan lebih detail soal cara merumuskan TP dengan KKO yang tepat ada di artikel cara merumuskan tujuan pembelajaran.

Memakai daftar ini untuk soal, bukan hanya TP

Daftar KKO yang sama juga jadi acuan menyusun kisi-kisi dan butir soal, terutama untuk memastikan sebaran soal tidak hanya di level mengingat, tapi juga mencakup level analisis ke atas kalau tujuannya mengukur pemahaman mendalam, bukan sekadar hafalan.

Menyusun TP dan modul ajar dengan KKO yang tepat secara otomatis

Memilih KKO yang tepat untuk puluhan TP dalam satu fase membutuhkan ketelitian tersendiri. KurikulumOtomatis merumuskan TP dengan KKO yang sesuai tingkat kompleksitas materi secara otomatis, langsung tersusun menjadi ATP dan modul ajar yang siap pakai. Coba gratis dengan 1 kredit percobaan di halaman pendaftaran.

Foto: Fitrah 9131 via Wikimedia Commons, lisensi CC BY 3.0.