Kurikulum Merdeka

Cara Membuat Prota (Program Tahunan) Langkah demi Langkah

Tim Kurikulum Otomatis · 25 Juli 2026

Cara Membuat Prota (Program Tahunan) Langkah demi Langkah

Program tahunan sering dianggap dokumen administratif yang dibuat asal jadi karena "toh sudah ada di ATP". Padahal prota punya fungsi tersendiri: menegaskan berapa alokasi waktu setiap materi di masing-masing semester, sehingga guru punya batas yang jelas kapan harus menyelesaikan satu topik sebelum pindah ke topik berikutnya.

Berikut cara menyusunnya dari awal.

Langkah 1: Siapkan ATP yang sudah final

Prota disusun dari ATP, bukan sebaliknya. Pastikan ATP mata pelajaran Anda sudah lengkap dengan urutan TP dan alokasi JP masing-masing. Kalau belum, ikuti dulu panduan cara menyusun ATP.

Langkah 2: Hitung minggu efektif tahun ajaran

Ambil kalender pendidikan resmi dari dinas pendidikan setempat atau sekolah Anda. Hitung total minggu dalam satu tahun ajaran, lalu kurangi minggu yang terpakai untuk libur semester, ujian, dan kegiatan sekolah seperti classmeeting atau study tour. Sisanya adalah minggu efektif.

Sebagai gambaran umum, dalam satu tahun ajaran biasanya tersisa sekitar 34 sampai 38 minggu efektif, terbagi ke dua semester. Angka pastinya berbeda tiap sekolah dan tiap tahun, jadi selalu cek kalender terbaru.

Langkah 3: Kalikan minggu efektif dengan JP per minggu

Kalikan jumlah minggu efektif dengan alokasi JP per minggu mata pelajaran Anda sesuai struktur kurikulum. Hasilnya adalah total JP efektif yang tersedia dalam satu tahun untuk mata pelajaran itu.

Langkah 4: Bagi total JP ke semester ganjil dan genap

Bagi total JP tadi ke semester 1 dan semester 2, mengikuti proporsi minggu efektif masing-masing semester (biasanya tidak persis 50-50 karena jumlah minggu tiap semester berbeda).

Langkah 5: Petakan TP dari ATP ke tiap semester

Sekarang urutkan TP dari ATP Anda, lalu tempatkan ke semester 1 sampai alokasi JP semester itu terpenuhi, sisanya masuk semester 2. Karena ATP sudah tersusun berurutan dari dasar ke kompleks, pemetaan ini biasanya mengikuti urutan yang sama tanpa perlu diacak.

Contoh format tabel prota

| No | Tujuan Pembelajaran | Semester | Alokasi JP | |---|---|---|---| | 1 | Mengidentifikasi bentuk energi di lingkungan sekitar | 1 | 4 JP | | 2 | Menjelaskan pemanfaatan energi listrik sehari-hari | 1 | 4 JP | | 3 | Membuat daftar alat rumah tangga dan sumber energinya | 1 | 6 JP | | ... | ... | ... | ... | | Jumlah semester 1 | | | 18 JP | | Jumlah semester 2 | | | 16 JP |

Format ini bisa disesuaikan, yang penting kolom nomor TP, semester, dan alokasi JP selalu ada supaya mudah ditelusuri kembali ke ATP.

Kesalahan yang paling sering terjadi

Dua kesalahan paling umum: pertama, menghitung minggu efektif tanpa mengecek kalender pendidikan tahun berjalan, sehingga alokasinya meleset dari kenyataan. Kedua, total JP di prota tidak sama dengan total JP di ATP, biasanya karena ada TP yang terlewat atau terhitung dua kali saat memindahkan data.

Sebelum menganggap prota selesai, jumlahkan kembali seluruh alokasi JP di tabel prota, cocokkan dengan total JP di ATP. Kalau ada selisih, telusuri baris mana yang salah hitung.

Setelah prota selesai, lanjut ke promes

Prota adalah gambaran besar per semester. Setelah prota final, langkah berikutnya adalah memecahnya lebih detail ke satuan minggu dalam program semester. Penjelasan lengkapnya ada di artikel apa itu prota dan promes beserta perbedaannya.

Cara mempercepat penyusunan prota

Menghitung minggu efektif dan membagi alokasi JP secara manual rawan salah hitung, apalagi kalau dilakukan untuk beberapa mata pelajaran sekaligus. KurikulumOtomatis menghitung minggu efektif otomatis dari tahun ajaran yang Anda pilih, lalu menyusun prota yang sudah selaras dengan ATP tanpa risiko selisih hitung. Coba gratis dengan 1 kredit percobaan di halaman pendaftaran.

Foto: Fitrah 9131 via Wikimedia Commons, lisensi CC BY 3.0.