Kurikulum Merdeka

Cara Menyusun ATP SMK yang Selaras dengan Program Keahlian

Tim Kurikulum Otomatis · 24 Agustus 2026

Cara Menyusun ATP SMK yang Selaras dengan Program Keahlian

Menyusun ATP untuk SMK punya tantangan tersendiri dibanding jenjang umum. Selain mengikuti struktur CP yang berlaku, ATP SMK idealnya juga relevan dengan program keahlian yang diampu, supaya materi yang diajarkan benar-benar mempersiapkan murid untuk dunia kerja atau kelanjutan studi di bidang itu.

Dua lapis yang perlu diperhatikan

Menyusun ATP SMK berarti memperhatikan dua lapis sekaligus: struktur CP mata pelajaran umum (Matematika, Bahasa Indonesia, dan sejenisnya) yang berlaku sama seperti jenjang SMA, dan mata pelajaran kejuruan yang disesuaikan dengan program keahlian spesifik sekolah.

Menyusun ATP mata pelajaran umum di SMK

Untuk mata pelajaran umum, prinsip penyusunannya sama seperti jenjang SMA, mengikuti CP Fase E dan F. Namun konteks contoh dan soal sebaiknya disesuaikan dengan bidang keahlian murid. Misalnya untuk Matematika di program keahlian Tata Boga, contoh soal perbandingan bisa memakai konteks resep dan takaran bahan, bukan konteks yang jauh dari bidang mereka.

Menyusun ATP mata pelajaran kejuruan

Mata pelajaran kejuruan biasanya punya CP yang lebih spesifik sesuai konsentrasi keahlian, mencakup kompetensi teknis yang relevan dengan standar industri di bidang tersebut. Saat menyusun ATP untuk mapel ini, beberapa hal yang perlu diperhatikan:

  1. Urutkan dari kompetensi dasar ke kompetensi yang lebih kompleks, sama seperti prinsip pengurutan ATP pada umumnya, tapi dengan mempertimbangkan urutan yang lazim di dunia industri bidang tersebut.
  2. Sisipkan alokasi waktu untuk praktik, karena mapel kejuruan biasanya menuntut porsi praktik yang jauh lebih besar dibanding teori.
  3. Pertimbangkan keterkaitan dengan program magang atau praktik kerja lapangan, kalau sekolah memiliki program ini, urutan materi sebaiknya memastikan kompetensi dasar sudah dikuasai sebelum murid terjun ke lapangan.

Contoh sebagian ATP untuk program keahlian Tata Boga

| No | Tujuan Pembelajaran | Alokasi JP | |---|---|---| | 1 | Peserta didik dapat mengidentifikasi peralatan dasar dapur dan fungsinya | 4 | | 2 | Peserta didik dapat menerapkan teknik dasar memasak (merebus, mengukus, menggoreng) | 8 | | 3 | Peserta didik dapat menghitung takaran bahan sesuai resep standar | 6 | | 4 | Peserta didik dapat mempraktikkan pengolahan hidangan sederhana sesuai standar higienitas | 10 |

Melibatkan guru produktif dan mitra industri

Kalau memungkinkan, libatkan guru mata pelajaran kejuruan (guru produktif) dan mitra industri saat menyusun ATP mapel kejuruan, untuk memastikan urutan dan cakupan materi benar-benar relevan dengan standar yang berlaku di dunia kerja, bukan hanya berdasarkan asumsi di ruang kelas.

Menyelaraskan dengan prota dan promes SMK

Setelah ATP selesai, penyusunan prota dan promes mengikuti prinsip yang sama seperti jenjang lain, dengan mempertimbangkan jadwal praktik kerja lapangan yang mungkin memotong sebagian minggu efektif semester tertentu. Panduan dasar menyusun keduanya ada di artikel cara membuat prota dan cara membuat promes.

Menyusun ATP SMK sesuai program keahlian Anda

Menyusun ATP yang mempertimbangkan konteks program keahlian secara manual membutuhkan riset tambahan di luar analisis CP biasa. KurikulumOtomatis mendukung penyusunan perangkat ajar untuk SMK dengan program keahlian spesifik yang bisa Anda pilih saat generate. Coba gratis dengan 1 kredit percobaan di halaman pendaftaran.

Menyusun ATP yang selaras dengan program keahlian untuk seluruh mata pelajaran kejuruan butuh waktu tersendiri. ATP Generator KurikulumOtomatis menyusunkannya secara otomatis sesuai program keahlian yang Anda pilih.