Tips Mengajar

9 Contoh Prompt AI yang Berguna untuk Pekerjaan Guru Sehari-Hari

Tim Kurikulum Otomatis · 21 Agustus 2026

9 Contoh Prompt AI yang Berguna untuk Pekerjaan Guru Sehari-Hari

Hasil dari chatbot AI sangat bergantung pada seberapa jelas dan spesifik instruksi yang diberikan. Prompt yang samar menghasilkan jawaban generik, sementara prompt yang detail dan kontekstual menghasilkan jawaban yang jauh lebih terpakai. Berikut sembilan contoh prompt yang bisa Anda modifikasi sesuai kebutuhan.

1. Merangkum materi panjang

"Rangkum teks berikut menjadi lima poin utama yang cocok dijelaskan ke murid kelas [X], gunakan bahasa yang sederhana: [tempel teks]."

2. Membuat variasi soal

"Buatkan 5 variasi soal pilihan ganda tentang [topik] untuk murid kelas [X], dengan tingkat kesulitan berbeda dari mudah ke sulit, sertakan kunci jawaban."

3. Mencari ide kegiatan pembuka

"Berikan 3 ide kegiatan pembuka singkat (5-10 menit) untuk mengaitkan pengalaman sehari-hari murid dengan topik [topik pelajaran]."

4. Menyusun rubrik penilaian

"Buatkan rubrik penilaian analitik dengan 3 aspek dan 3 level skor untuk tugas [jenis tugas], sesuaikan dengan tujuan pembelajaran: [tempel TP]."

5. Menerjemahkan istilah teknis

"Jelaskan istilah [istilah teknis] dengan analogi sederhana yang mudah dipahami murid kelas [X], berikan satu contoh dari kehidupan sehari-hari."

6. Membuat pertanyaan pemantik

"Buatkan 3 pertanyaan pemantik untuk membuka pelajaran tentang [topik], usahakan pertanyaan yang terbuka dan dekat dengan pengalaman murid sehari-hari."

7. Menyusun draf komunikasi ke orang tua

"Bantu saya menulis pesan singkat dan sopan ke orang tua murid untuk menginformasikan [informasi], dengan nada yang ramah tapi profesional."

8. Membuat cerita atau ilustrasi kontekstual

"Buatkan cerita pendek (3-4 paragraf) yang mengilustrasikan konsep [konsep pelajaran] dengan latar kehidupan sehari-hari anak Indonesia."

9. Menyusun rencana diferensiasi sederhana

"Berikan 2 variasi tugas untuk topik [topik], satu versi dengan pendampingan lebih (untuk murid yang butuh penguatan) dan satu versi dengan tantangan tambahan (untuk murid yang sudah siap lebih)."

Tips membuat prompt Anda sendiri lebih efektif

Selalu sertakan tiga hal ini dalam prompt Anda: konteks (kelas, mata pelajaran, kondisi murid), format hasil yang diinginkan (poin-poin, tabel, paragraf), dan batasan (jumlah, tingkat kesulitan, panjang teks). Semakin lengkap ketiga hal ini, semakin dekat hasil AI dengan yang benar-benar Anda butuhkan.

Selalu verifikasi hasilnya

Seberapa pun bagus prompt yang Anda buat, hasil AI tetap perlu diperiksa sebelum dipakai, terutama untuk memastikan tidak ada informasi yang keliru atau kurang sesuai konteks kelas Anda. Prinsip ini dibahas lebih detail di artikel cara membuat modul ajar dengan AI.

Untuk kebutuhan dokumen perencanaan, pakai alat yang lebih terarah

Sembilan prompt di atas cocok untuk kebutuhan spesifik dan cepat. Tapi untuk menyusun dokumen perencanaan lengkap seperti CP, ATP, modul ajar, dan prota promes, alat yang memang dirancang khusus akan jauh lebih efisien dibanding menyusun prompt panjang berulang kali. KurikulumOtomatis dirancang khusus untuk kebutuhan ini. Coba gratis dengan 1 kredit percobaan di halaman pendaftaran.

Foto: juhansonin via Openverse, lisensi BY.