Tim Kurikulum Otomatis · 26 Juli 2026

Kalau prota sudah menetapkan berapa JP tiap materi dalam satu semester, promes menjawab pertanyaan berikutnya: materi itu diajarkan di minggu keberapa? Dokumen inilah yang paling sering dibuka guru sepanjang semester berjalan, karena berfungsi sebagai pengingat jadwal.
Promes tidak dibuat dari nol, melainkan memecah lebih detail apa yang sudah ditetapkan di prota. Kalau Anda belum menyusun prota, ikuti dulu panduan cara membuat prota.
Ambil kalender pendidikan, tandai minggu mana saja yang efektif untuk kegiatan belajar mengajar di semester itu, dan beri nomor urut minggu ke-1 sampai minggu terakhir. Sertakan juga tanggal mulai tiap minggu supaya mudah dicocokkan dengan kalender fisik.
Bentuk dasarnya adalah tabel dengan baris berisi tujuan pembelajaran (urut sesuai ATP dan prota), dan kolom berisi minggu ke-1 sampai minggu terakhir semester. Pada sel pertemuan antara baris dan kolom, isi dengan jumlah JP yang dialokasikan di minggu tersebut, atau tanda centang kalau formatnya sederhana.
Contoh sebagian:
| Tujuan Pembelajaran | JP | Mg 1 | Mg 2 | Mg 3 | Mg 4 | Mg 5 | |---|---|---|---|---|---|---| | Mengidentifikasi bentuk energi | 4 | 4 | | | | | | Menjelaskan pemanfaatan energi listrik | 4 | | 4 | | | | | Membuat daftar alat dan sumber energi | 6 | | | 4 | 2 | | | Penilaian harian 1 | 2 | | | | | 2 |
Pola ini diteruskan sampai seluruh materi semester itu terpetakan ke minggu-minggunya.
Jangan isi semua minggu dengan materi baru. Sisipkan minggu untuk penilaian harian, penilaian tengah semester, dan penilaian akhir semester sesuai jadwal sekolah. Sisakan juga satu atau dua minggu cadangan untuk mengantisipasi hari libur mendadak atau materi yang butuh waktu lebih lama dari perkiraan.
Kesalahan yang sering terjadi adalah menumpuk banyak materi di minggu-minggu awal karena semangat masih tinggi, lalu kelabakan di akhir semester karena banyak materi tersisa menjelang penilaian akhir. Sebar alokasi JP secara proporsional dari minggu pertama sampai menjelang penilaian, dengan mempertimbangkan kompleksitas tiap materi.
Setelah matriks selesai, jumlahkan JP di setiap baris, cocokkan dengan alokasi JP di prota untuk tujuan pembelajaran yang sama. Lalu jumlahkan JP di setiap kolom minggu, cocokkan dengan JP per minggu mata pelajaran Anda. Kalau kedua penjumlahan ini cocok, promes Anda sudah konsisten secara hitungan.
Meski disusun di awal semester, promes wajar direvisi kalau ada hal yang membuat jadwal bergeser, misalnya libur nasional tambahan atau kegiatan sekolah mendadak. Yang penting total alokasi tetap sesuai prota, urutan pergeserannya cukup dicatat sebagai revisi.
Membuat matriks minggu demi minggu secara manual, apalagi untuk beberapa mata pelajaran, memakan waktu dan rawan salah hitung kolom. KurikulumOtomatis menyusun promes otomatis dari tahun ajaran dan ATP yang dihasilkan di paket yang sama, sehingga alokasi mingguan sudah konsisten sejak awal tanpa perlu dihitung ulang manual. Coba gratis dengan 1 kredit percobaan di halaman pendaftaran.
Foto: Fitrah 9131 via Wikimedia Commons, lisensi CC BY 3.0.

Fase A, B, C, D, E, F sering membingungkan kalau baru pindah dari sistem kelas per kelas. Ini penjelasan pembagian fase lengkap dengan kelas yang tercakup di dalamnya.
29 Juli 2026

Pembelajaran mendalam jadi istilah yang sering muncul belakangan. Ini penjelasan konsepnya secara sederhana dan cara menerapkannya di kelas tanpa mengubah total cara mengajar.
27 Juli 2026

Minggu efektif jadi dasar semua perhitungan alokasi waktu, dari prota sampai promes. Ini cara menghitungnya dengan benar berdasarkan kalender pendidikan.
26 Juli 2026